Mark 1 1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.
Mark 1 2 Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya "Lihatlah, Aku menyuruh
utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;
Mark 1 3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun Persiapkanlah jalan
untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya",
Mark 1 4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan "Bertobatlah
dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."
Mark 1 5 Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua
penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan.
Mark 1 6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya
belalang dan madu hutan.
Mark 1 7 Inilah yang diberitakannya "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih
berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.
Mark 1 8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh
Kudus."
Mark 1 9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia
dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
Mark 1 10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti
burung merpati turun ke atas-Nya.
Mark 1 11 Lalu terdengarlah suara dari sorga "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi,
kepada-Mulah Aku berkenan."
Mark 1 12 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.
Mark 1 13 Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh
Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat
melayani Dia.
Mark 1 14 Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil
Allah,
Mark 1 15 kata-Nya "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah
dan percayalah kepada Injil!"
Mark 1 16 Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon
dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka
penjala ikan.
Mark 1 17 Yesus berkata kepada mereka "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan
penjala manusia."
Mark 1 18 Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mark 1 19 Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya
Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam
perahu.
Mark 1 20 Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus,
di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.
Mark 1 21 Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk
ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
Mark 1 22 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai
orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
Mark 1 23 Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan
roh jahat. Orang itu berteriak
Mark 1 24 "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang
hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau Yang Kudus dari Allah."
Mark 1 25 Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya "Diam, keluarlah dari padanya!"
Mark 1 26 Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan
suara nyaring ia keluar dari padanya.
Mark 1 27 Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya "Apa
ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya
dan mereka taat kepada-Nya."
Mark 1 28 Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di
seluruh Galilea.
Mark 1 29 Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi
ke rumah Simon dan Andreas.
Mark 1 30 Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan
keadaannya kepada Yesus.
Mark 1 31 Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan
dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.
Mark 1 32 Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua
orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mark 1 33 Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mark 1 34 Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit
dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara,
sebab mereka mengenal Dia.
Mark 1 35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar.
Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Mark 1 36 Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
Mark 1 37 waktu menemukan Dia mereka berkata "Semua orang mencari Engkau."
Mark 1 38 Jawab-Nya "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang
berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah
datang."
Mark 1 39 Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah
ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
Mark 1 40 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di
hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya "Kalau Engkau mau, Engkau dapat
mentahirkan aku."
Mark 1 41 Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya,
menjamah orang itu dan berkata kepadanya "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mark 1 42 Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi
tahir.
Mark 1 43 Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras
Mark 1 44 "Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal
ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah
untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi
mereka."
Mark 1 45 Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya
kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota.
Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya
dari segala penjuru.
Mark 2 1 Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum,
tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.
Mark 2 2 Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat,
bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
Mark 2 3 ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh
empat orang.
Mark 2 4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu,
lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam,
tempat orang lumpuh itu terbaring.
Mark 2 5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu
"Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
Mark 2 6 Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam
hatinya
Mark 2 7 "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang
dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
Mark 2 8 Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir
demikian, lalu Ia berkata kepada mereka "Mengapa kamu berpikir begitu dalam
hatimu?
Mark 2 9 Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini Dosamu sudah
diampuni, atau mengatakan Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan?
Mark 2 10 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni
dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--
Mark 2 11 "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah
ke rumahmu!"
Mark 2 12 Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi
ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan
Allah, katanya "Yang begini belum pernah kita lihat."
Mark 2 13 Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak
datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
Mark 2 14 Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus
duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah
Lewi lalu mengikuti Dia.
Mark 2 15 Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai
dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak
orang yang mengikuti Dia.
Mark 2 16 Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan
dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya
"Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mark 2 17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka "Bukan orang sehat
yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang
benar, melainkan orang berdosa."
Mark 2 18 Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang
berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus "Mengapa murid-murid
Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mark 2 19 Jawab Yesus kepada mereka "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki
berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka,
mereka tidak dapat berpuasa.
Mark 2 20 Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada
waktu itulah mereka akan berpuasa.
Mark 2 21 Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju
yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik
yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.
Mark 2 22 Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam
kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong
itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang
baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."
Mark 2 23 Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan
sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.
Mark 2 24 Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya "Lihat! Mengapa mereka
berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"
Mark 2 25 Jawab-Nya kepada mereka "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan
Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,
Mark 2 26 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai
Imam Besar lalu makan roti sajian itu--yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam--dan
memberinya juga kepada pengikut-pengikutn
Mark 2 27 Lalu kata Yesus kepada mereka "Hari Sabat diadakan untuk manusia
dan bukan manusia untuk hari Sabat,
Mark 2 28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."
Mark 3 1 Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati
sebelah tangannya.
Mark 3 2 Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada
hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
Mark 3 3 Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu "Mari, berdirilah
di tengah!"
Mark 3 4 Kemudian kata-Nya kepada mereka "Manakah yang diperbolehkan pada
hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh
orang?" Tetapi mereka itu diam saja.
Mark 3 5 Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang
sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu "Ulurkanlah
tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.
Mark 3 6 Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang
Herodian untuk membunuh Dia.
Mark 3 7 Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak
orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,
Mark 3 8 dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus
dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang
dilakukan-Nya.
Mark 3 9 Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena
orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.
Mark 3 10 Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit
berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.
Mark 3 11 Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya
dan berteriak "Engkaulah Anak Allah."
Mark 3 12 Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
Mark 3 13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang
dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.
Mark 3 14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya
memberitakan Injil
Mark 3 15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
Mark 3 16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah Simon, yang diberi-Nya
nama Petrus,
Mark 3 17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya
nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,
Mark 3 18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak
Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
Mark 3 19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.
Mark 3 20 Kemudian Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun
pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat.
Mark 3 21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil
Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.
Mark 3 22 Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata "Ia kerasukan
Beelzebul," dan "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan."
Mark 3 23 Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan
"Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?
Mark 3 24 Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan,
Mark 3 25 dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat
bertahan.
Mark 3 26 Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau
ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya.
Mark 3 27 Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk
merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah
itu barulah dapat ia merampok rumah itu.
Mark 3 28 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia
akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
Mark 3 29 Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun
selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."
Mark 3 30 Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.
Mark 3 31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri
di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
Mark 3 32 Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya "Lihat,
ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau."
Mark 3 33 Jawab Yesus kepada mereka "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"
Mark 3 34 Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata
"Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Mark 3 35 Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah
saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Mark 4 1 Pada suatu kali Yesus mulai pula mengajar di tepi danau. Maka datanglah
orang banyak yang sangat besar jumlahnya mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke
sebuah perahu yang sedang berlabuh lalu duduk di situ, sedangkan semua orang banyak
itu di darat, di tepi danau itu.
Mark 4 2 Dan Ia mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam
ajaran-Nya itu Ia berkata kepada mereka
Mark 4 3 "Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.
Mark 4 4 Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu
datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Mark 4 5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya,
lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Mark 4 6 Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena
tidak berakar.
Mark 4 7 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu
dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berbuah.
Mark 4 8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan
berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat,
ada yang seratus kali lipat."
Mark 4 9 Dan kata-Nya "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah
ia mendengar!"
Mark 4 10 Ketika Ia sendirian, pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid itu
menanyakan Dia tentang perumpamaan itu.
Mark 4 11 Jawab-Nya "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi
kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,
Mark 4 12 supaya Sekalipun melihat, mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar,
mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun."
Mark 4 13 Lalu Ia berkata kepada mereka "Tidakkah kamu mengerti perumpamaan
ini? Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami semua perumpamaan yang lain?
Mark 4 14 Penabur itu menaburkan firman.
Mark 4 15 Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah
mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Iblis dan mengambil firman yang baru
ditaburkan di dalam mereka.
Mark 4 16 Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang
yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,
Mark 4 17 tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian
datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.
Mark 4 18 Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang
mendengar firman itu,
Mark 4 19 lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan
akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Mark 4 20 Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar
dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang
enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat."
Mark 4 21 Lalu Yesus berkata kepada mereka "Orang membawa pelita bukan supaya
ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh
di atas kaki dian.
Mark 4 22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan,
dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.
Mark 4 23 Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
Mark 4 24 Lalu Ia berkata lagi "Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang
kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah
lagi kepadamu.
Mark 4 25 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang
tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."
Mark 4 26 Lalu kata Yesus "Beginilah hal Kerajaan Allah itu seumpama orang
yang menaburkan benih di tanah,
Mark 4 27 lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih
itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak
diketahui orang itu.
Mark 4 28 Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu
bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
Mark 4 29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab
musim menuai sudah tiba."
Mark 4 30 Kata-Nya lagi "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah
itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?
Mark 4 31 Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang
biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
Mark 4 32 Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari
pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga
burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya."
Mark 4 33 Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada
mereka sesuai dengan pengertian mereka,
Mark 4 34 dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada
murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.
Mark 4 35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka
"Marilah kita bertolak ke seberang."
Mark 4 36 Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus
beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu
lain juga menyertai Dia.
Mark 4 37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk
ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
Mark 4 38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya
membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya "Guru, Engkau tidak perduli kalau
kita binasa?"
Mark 4 39 Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu "Diam!
Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
Mark 4 40 Lalu Ia berkata kepada mereka "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa
kamu tidak percaya?"
Mark 4 41 Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain "Siapa
gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
Mark 5 1 Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.
Mark 5 2 Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh
jahat dari pekuburan menemui Dia.
Mark 5 3 Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya,
sekalipun dengan rantai,
Mark 5 4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya
dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat
untuk menjinakkannya.
Mark 5 5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak
dan memukuli dirinya dengan batu.
Mark 5 6 Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu
menyembah-Nya,
Mark 5 7 dan dengan keras ia berteriak "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus,
Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!"
Mark 5 8 Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya "Hai engkau roh jahat!
Keluar dari orang ini!"
Mark 5 9 Kemudian Ia bertanya kepada orang itu "Siapa namamu?" Jawabnya
"Namaku Legion, karena kami banyak."
Mark 5 10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar
dari daerah itu.
Mark 5 11 Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan,
Mark 5 12 lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya "Suruhlah kami pindah
ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!"
Mark 5 13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu
dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu
terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.
Mark 5 14 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di
kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa
yang terjadi.
Mark 5 15 Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk,
sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka
takutlah mereka.
Mark 5 16 Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada
mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan
tentang babi-babi itu.
Mark 5 17 Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
Mark 5 18 Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan
setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia.
Mark 5 19 Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu "Pulanglah
ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala
sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani
engkau!"
Mark 5 20 Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala
apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.
Mark 5 21 Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong
datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
Mark 5 22 datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia
melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
Mark 5 23 dan memohon dengan sangat kepada-Nya "Anakku perempuan sedang sakit,
hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat
dan tetap hidup."
Mark 5 24 Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong
mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.
Mark 5 25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya
menderita pendarahan.
Mark 5 26 Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah
dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah
sebaliknya keadaannya makin memburuk.
Mark 5 27 Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah
orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
Mark 5 28 Sebab katanya "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mark 5 29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya
sudah sembuh dari penyakitnya.
Mark 5 30 Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar
dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya "Siapa
yang menjamah jubah-Ku?"
Mark 5 31 Murid-murid-Nya menjawab "Engkau melihat bagaimana orang-orang
ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya Siapa yang menjamah Aku?"
Mark 5 32 Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan
hal itu.
Mark 5 33 Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa
yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan
tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.
Mark 5 34 Maka kata-Nya kepada perempuan itu "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan
engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"
Mark 5 35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah
ibadat itu dan berkata "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan
Guru?"
Mark 5 36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada
kepala rumah ibadat "Jangan takut, percaya saja!"
Mark 5 37 Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus,
Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
Mark 5 38 Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang
ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
Mark 5 39 Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu "Mengapa kamu
ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
Mark 5 40 Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu
dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk
ke kamar anak itu.
Mark 5 41 Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya "Talita kum,"
yang berarti "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
Mark 5 42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya
sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
Mark 5 43 Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui
hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.
Mark 6 1 Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang
murid-murid-Nya mengikuti Dia.
Mark 6 2 Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar
takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata "Dari mana diperoleh-Nya semuanya
itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian
bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Mark 6 3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas
dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?"
Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
Mark 6 4 Maka Yesus berkata kepada mereka "Seorang nabi dihormati di mana-mana
kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."
Mark 6 5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan
beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
Mark 6 6 Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan
keliling dari desa ke desa sambil mengajar.
Mark 6 7 Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia
memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,
Mark 6 8 dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan
mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun
jangan,
Mark 6 9 boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.
Mark 6 10 Kata-Nya selanjutnya kepada mereka "Kalau di suatu tempat kamu
sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari
tempat itu.
Mark 6 11 Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka
tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di
kakimu sebagai peringatan bagi mereka."
Mark 6 12 Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,
Mark 6 13 dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan
minyak dan menyembuhkan mereka.
Mark 6 14 Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal
dan orang mengatakan "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati
dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
Mark 6 15 Yang lain mengatakan "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan
"Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."
Mark 6 16 Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata "Bukan, dia itu Yohanes
yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."
Mark 6 17 Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya
di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena
Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.
Mark 6 18 Karena Yohanes pernah menegor Herodes "Tidak halal engkau mengambil
isteri saudaramu!"
Mark 6 19 Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk
membunuh dia, tetapi tidak dapat,
Mark 6 20 sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah
orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan
Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan
dia.
Mark 6 21 Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes
pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarny perwira-perwiranya
dan orang-orang terkemuka di Galilea.
Mark 6 22 Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan
hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu "Minta dari
padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!",
Mark 6 23 lalu bersumpah kepadanya "Apa saja yang kauminta akan kuberikan
kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!"
Mark 6 24 Anak itu pergi dan menanyakan ibunya "Apa yang harus kuminta?"
Jawabnya "Kepala Yohanes Pembaptis!"
Mark 6 25 Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta "Aku mau, supaya
sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!"
Mark 6 26 Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya
ia tidak mau menolaknya.
Mark 6 27 Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil
kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara.
Mark 6 28 Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis
itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.
Mark 6 29 Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil
mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan.
Mark 6 30 Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan
kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.
Mark 6 31 Lalu Ia berkata kepada mereka "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya
kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya
orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.
Mark 6 32 Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat
yang sunyi.
Mark 6 33 Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui
tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua
kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.
Mark 6 34 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka
tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba
yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
Mark 6 35 Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya
dan berkata "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam.
Mark 6 36 Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa
dan di kampung-kampung di sekitar ini."
Mark 6 37 Tetapi jawab-Nya "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka
kepada-Nya "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk
memberi mereka makan?"
Mark 6 38 Tetapi Ia berkata kepada mereka "Berapa banyak roti yang ada padamu?
Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata "Lima roti dan
dua ikan."
Mark 6 39 Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok
di atas rumput hijau.
Mark 6 40 Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang
lima puluh orang.
Mark 6 41 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke
langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada
murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua
ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka.
Mark 6 42 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.
Mark 6 43 Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh,
selain dari pada sisa-sisa ikan.
Mark 6 44 Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.
Mark 6 45 Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu
dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang
banyak pulang.
Mark 6 46 Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.
Mark 6 47 Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus
tinggal sendirian di darat.
Mark 6 48 Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal,
maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan
Ia hendak melewati mereka.
Mark 6 49 Ketika mereka melihat Dia berjalan di atas air, mereka mengira bahwa
Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak,
Mark 6 50 sebab mereka semua melihat Dia dan merekapun sangat terkejut. Tetapi
segera Ia berkata kepada mereka "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Mark 6 51 Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan anginpun redalah. Mereka
sangat tercengang dan bingung,
Mark 6 52 sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati
mereka tetap degil.
Mark 6 53 Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret
dan berlabuh di situ.
Mark 6 54 Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
Mark 6 55 Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung
orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.
Mark 6 56 Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung,
orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka
diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya
menjadi sembuh.
Mark 7 1 Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari
Yerusalem datang menemui Yesus.
Mark 7 2 Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis,
yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.
Mark 7 3 Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan
kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada
adat istiadat nenek moyang mereka;
Mark 7 4 dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih
dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya
hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.
Mark 7 5 Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya
"Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita,
tetapi makan dengan tangan najis?"
Mark 7 6 Jawab-Nya kepada mereka "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai
orang-orang munafik! Sebab ada tertulis Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya,
padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Mark 7 7 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan
ialah perintah manusia.
Mark 7 8 Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Mark 7 9 Yesus berkata pula kepada mereka "Sungguh pandai kamu mengesampingkan
perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Mark 7 10 Karena Musa telah berkata Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan Siapa yang
mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Mark 7 11 Tetapi kamu berkata Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya
Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan
untuk korban--yaitu persembahan kepada Allah--,
Mark 7 12 maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya
atau ibunya.
Mark 7 13 Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat
yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
Mark 7 14 Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka "Kamu
semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.
Mark 7 15 Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya,
tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya."
Mark 7 16 (Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)
Mark 7 17 Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak,
murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.
Mark 7 18 Maka jawab-Nya "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak
tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak
dapat menajiskannya,
Mark 7 19 karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang
di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.
Mark 7 20 Kata-Nya lagi "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,
Mark 7 21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan,
pencurian, pembunuhan,
Mark 7 22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati,
hujat, kesombongan, kebebalan.
Mark 7 23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
Mark 7 24 Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke
sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya
tidak dapat dirahasiakan.
Mark 7 25 Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera
mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
Mark 7 26 Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada
Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
Mark 7 27 Lalu Yesus berkata kepadanya "Biarlah anak-anak kenyang dahulu,
sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya
kepada anjing."
Mark 7 28 Tetapi perempuan itu menjawab "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang
di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Mark 7 29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu "Karena kata-katamu itu, pergilah
sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
Mark 7 30 Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring
di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
Mark 7 31 Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon
pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.
Mark 7 32 Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan
memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.
Mark 7 33 Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka
sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba
lidah orang itu.
Mark 7 34 Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata
kepadanya "Efata!", artinya Terbukalah!
Mark 7 35 Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah
pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.
Mark 7 36 Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya
kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.
Mark 7 37 Mereka takjub dan tercengang dan berkata "Ia menjadikan segala-galanya
baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."
Mark 8 1 Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan
karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata
Mark 8 2 "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah
tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.
Mark 8 3 Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan
rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh."
Mark 8 4 Murid-murid-Nya menjawab "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang
dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"
Mark 8 5 Yesus bertanya kepada mereka "Berapa roti ada padamu?" Jawab
mereka "Tujuh."
Mark 8 6 Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil
ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada
murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.
Mark 8 7 Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya,
Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.
Mark 8 8 Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan
roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.
Mark 8 9 Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka
pulang.
Mark 8 10 Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah
Dalmanuta.
Mark 8 11 Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk
mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mark 8 12 Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata "Mengapa angkatan
ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali
tidak akan diberi tanda."
Mark 8 13 Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
Mark 8 14 Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah
saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mark 8 15 Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya "Berjaga-jagalah dan
awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mark 8 16 Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain "Itu
dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mark 8 17 Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata
"Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham
dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mark 8 18 Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga,
tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mark 8 19 pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu,
berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka "Dua
belas bakul."
Mark 8 20 "Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul
penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka "Tujuh bakul."
Mark 8 21 Lalu kata-Nya kepada mereka "Masihkah kamu belum mengerti?"
Mark 8 22 Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang
membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah
dia.
Mark 8 23 Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung.
Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya
"Sudahkah kaulihat sesuatu?"
Mark 8 24 Orang itu memandang ke depan, lalu berkata "Aku melihat orang,
sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
Mark 8 25 Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu
sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu
dengan jelas.
Mark 8 26 Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata "Jangan
masuk ke kampung!"
Mark 8 27 Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung
di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya,
kata-Nya "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Mark 8 28 Jawab mereka "Ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, ada juga yang
mengatakan Elia, ada pula yang mengatakan seorang dari para nabi."
Mark 8 29 Ia bertanya kepada mereka "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Maka jawab Petrus "Engkau adalah Mesias!"
Mark 8 30 Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan
kepada siapapun tentang Dia.
Mark 8 31 Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia
harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala
dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
Mark 8 32 Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus
ke samping dan menegor Dia.
Mark 8 33 Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi
Petrus, kata-Nya "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang
dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Mark 8 34 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada
mereka "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya,
memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mark 8 35 Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya;
tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.
Mark 8 36 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Mark 8 37 Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mark 8 38 Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah
angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang
itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat
kudus."
Mark 9 1 Kata-Nya lagi kepada mereka "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat
bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."
Mark 9 2 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama
dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja.
Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,
Mark 9 3 dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di
dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.
Mark 9 4 Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang
berbicara dengan Yesus.
Mark 9 5 Kata Petrus kepada Yesus "Rabi, betapa bahagianya kami berada di
tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa
dan satu untuk Elia."
Mark 9 6 Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena
mereka sangat ketakutan.
Mark 9 7 Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar
suara "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia."
Mark 9 8 Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka
tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.
Mark 9 9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka,
supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorangpun apa yang telah mereka lihat
itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati.
Mark 9 10 Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa
yang dimaksud dengan "bangkit dari antara orang mati."
Mark 9 11 Lalu mereka bertanya kepada-Nya "Mengapa ahli-ahli Taurat berkata,
bahwa Elia harus datang dahulu?"
Mark 9 12 Jawab Yesus "Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala
sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa
Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?
Mark 9 13 Tetapi Aku berkata kepadamu Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan
dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia."
Mark 9 14 Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain,
mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat
sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka.
Mark 9 15 Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua
dan bergegas menyambut Dia.
Mark 9 16 Lalu Yesus bertanya kepada mereka "Apa yang kamu persoalkan dengan
mereka?"
Mark 9 17 Kata seorang dari orang banyak itu "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu,
karena ia kerasukan roh yang membisukan dia.
Mark 9 18 Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah;
lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah
meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak
dapat."
Mark 9 19 Maka kata Yesus kepada mereka "Hai kamu angkatan yang tidak percaya,
berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus
sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"
Mark 9 20 Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak
itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling,
sedang mulutnya berbusa.
Mark 9 21 Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu "Sudah berapa lama ia
mengalami ini?" Jawabnya "Sejak masa kecilnya.
Mark 9 22 Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air
untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah
kami dan kasihanilah kami."
Mark 9 23 Jawab Yesus "Katamu jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil
bagi orang yang percaya!"
Mark 9 24 Segera ayah anak itu berteriak "Aku percaya. Tolonglah aku yang
tidak percaya ini!"
Mark 9 25 Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor
roh jahat itu dengan keras, kata-Nya "Hai kau roh yang menyebabkan orang
menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini
dan jangan memasukinya lagi!"
Mark 9 26 Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak
itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak
orang yang berkata "Ia sudah mati."
Mark 9 27 Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit
sendiri.
Mark 9 28 Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia,
bertanyalah mereka "Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?"
Mark 9 29 Jawab-Nya kepada mereka "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan
berdoa."
Mark 9 30 Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea,
dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;
Mark 9 31 sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka "Anak
Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia,
dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit."
Mark 9 32 Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.
Mark 9 33 Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus
sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya "Apa yang kamu perbincangkan
tadi di tengah jalan?"
Mark 9 34 Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan
siapa yang terbesar di antara mereka.
Mark 9 35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada
mereka "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi
yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."
Mark 9 36 Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah
mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka
Mark 9 37 "Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku,
ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi
Dia yang mengutus Aku."
Mark 9 38 Kata Yohanes kepada Yesus "Guru, kami lihat seorang yang bukan
pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia
bukan pengikut kita."
Mark 9 39 Tetapi kata Yesus "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun
yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat
Aku.
Mark 9 40 Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.
Mark 9 41 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir
air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya."
Mark 9 42 "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya
ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu
ia dibuang ke dalam laut.
Mark 9 43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik
engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu
dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
Mark 9 44 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
Mark 9 45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau
masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan
ke dalam neraka;
Mark 9 46 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
Mark 9 47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau
masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua
dicampakkan ke dalam neraka,
Mark 9 48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.
Mark 9 49 Karena setiap orang akan digarami dengan api.
Mark 9 50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu
mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu
hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."
Mark 10 1 Dari situ Yesus berangkat ke daerah Yudea dan ke daerah seberang sungai
Yordan dan di situpun orang banyak datang mengerumuni Dia; dan seperti biasa Ia
mengajar mereka pula.
Mark 10 2 Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya
kepada-Nya "Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?"
Mark 10 3 Tetapi jawab-Nya kepada mereka "Apa perintah Musa kepada kamu?"
Mark 10 4 Jawab mereka "Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat
surat cerai."
Mark 10 5 Lalu kata Yesus kepada mereka "Justru karena ketegaran hatimulah
maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.
Mark 10 6 Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,
Mark 10 7 sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu
dengan isterinya,
Mark 10 8 sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan
lagi dua, melainkan satu.
Mark 10 9 Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan
manusia."
Mark 10 10 Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada
Yesus tentang hal itu.
Mark 10 11 Lalu kata-Nya kepada mereka "Barangsiapa menceraikan isterinya
lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya
itu.
Mark 10 12 Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki
lain, ia berbuat zinah."
Mark 10 13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah
mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Mark 10 14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka "Biarkan
anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang
yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
Mark 10 15 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan
Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
Mark 10 16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas
mereka Ia memberkati mereka.
Mark 10 17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah
seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya
"Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Mark 10 18 Jawab Yesus "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang
baik selain dari pada Allah saja.
Mark 10 19 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah Jangan membunuh, jangan
berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak
orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!"
Mark 10 20 Lalu kata orang itu kepada-Nya "Guru, semuanya itu telah kuturuti
sejak masa mudaku."
Mark 10 21 Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata
kepadanya "Hanya satu lagi kekuranganmu pergilah, juallah apa yang kaumiliki
dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di
sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
Mark 10 22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih,
sebab banyak hartanya.
Mark 10 23 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata
kepada mereka "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan
Allah."
Mark 10 24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus
menyambung lagi "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan
Allah.
Mark 10 25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya
masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Mark 10 26 Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain "Jika
demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
Mark 10 27 Yesus memandang mereka dan berkata "Bagi manusia hal itu tidak
mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin
bagi Allah."
Mark 10 28 Berkatalah Petrus kepada Yesus "Kami ini telah meninggalkan segala
sesuatu dan mengikut Engkau!"
Mark 10 29 Jawab Yesus "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang
karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya
perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
Mark 10 30 orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus
kali lipat rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang,
sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan
menerima hidup yang kekal.
Mark 10 31 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang
terakhir akan menjadi yang terdahulu."
Mark 10 32 Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan
Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti
Dia dari belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya
dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,
Mark 10 33 kata-Nya "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan
diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi
Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak
mengenal Allah,
Mark 10 34 dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah
tiga hari Ia akan bangkit."
Mark 10 35 Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata
kepada-Nya "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan
kami!"
Mark 10 36 Jawab-Nya kepada mereka "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"
Mark 10 37 Lalu kata mereka "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu
kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu."
Mark 10 38 Tetapi kata Yesus kepada mereka "Kamu tidak tahu apa yang kamu
minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan
yang harus Kuterima?"
Mark 10 39 Jawab mereka "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka "Memang,
kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang
harus Kuterima.
Mark 10 40 Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak
berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah
disediakan."
Mark 10 41 Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus
dan Yohanes.
Mark 10 42 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata "Kamu tahu, bahwa mereka
yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi,
dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mark 10 43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di
antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mark 10 44 dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah
ia menjadi hamba untuk semuanya.
Mark 10 45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk
melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Mark 10 46 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus
keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang
berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus,
duduk di pinggir jalan.
Mark 10 47 Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah
ia berseru "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"
Mark 10 48 Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru
"Anak Daud, kasihanilah aku!"
Mark 10 49 Lalu Yesus berhenti dan berkata "Panggillah dia!" Mereka
memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya "Kuatkan hatimu, berdirilah,
Ia memanggil engkau."
Mark 10 50 Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan
Yesus.
Mark 10 51 Tanya Yesus kepadanya "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat
bagimu?" Jawab orang buta itu "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"
Mark 10 52 Lalu kata Yesus kepadanya "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan
engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam
perjalanan-Nya.
Mark 11 1 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage
dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
Mark 11 2 dengan pesan "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu
kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat,
yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.
Mark 11 3 Dan jika ada orang mengatakan kepadamu Mengapa kamu lakukan itu, jawablah
Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini."
Mark 11 4 Merekapun pergi, dan menemukan seekor keledai muda tertambat di depan
pintu di luar, di pinggir jalan, lalu melepaskannya.
Mark 11 5 Dan beberapa orang yang ada di situ berkata kepada mereka "Apa
maksudnya kamu melepaskan keledai itu?"
Mark 11 6 Lalu mereka menjawab seperti yang sudah dikatakan Yesus. Maka orang-orang
itu membiarkan mereka.
Mark 11 7 Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan
pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya.
Mark 11 8 Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan
ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.
Mark 11 9 Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang
berseru "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,
Mark 11 10 diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana
di tempat yang maha tinggi!"
Mark 11 11 Sesampainya di Yerusalem Ia masuk ke Bait Allah. Di sana Ia meninjau
semuanya, tetapi sebab hari sudah hampir malam Ia keluar ke Betania bersama dengan
kedua belas murid-Nya.
Mark 11 12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan
Betania, Yesus merasa lapar.
Mark 11 13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya
untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia
tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan
musim buah ara.
Mark 11 14 Maka kata-Nya kepada pohon itu "Jangan lagi seorangpun makan buahmu
selama-lamanya!" Dan murid-murid-Nyapun mendengarnya.
Mark 11 15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus
masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman
Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,
Mark 11 16 dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman
Bait Allah.
Mark 11 17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya "Bukankah ada tertulis Rumah-Ku
akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya
sarang penyamun!"
Mark 11 18 Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu,
dan mereka berusaha untuk membinasakan Dia, sebab mereka takut kepada-Nya, melihat
seluruh orang banyak takjub akan pengajaran-Nya.
Mark 11 19 Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota.
Mark 11 20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon
ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
Mark 11 21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata
kepada Yesus "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering."
Mark 11 22 Yesus menjawab mereka "Percayalah kepada Allah!
Mark 11 23 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung
ini Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi
percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi
baginya.
Mark 11 24 Karena itu Aku berkata kepadamu apa saja yang kamu minta dan doakan,
percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.
Mark 11 25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada
barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga
mengampuni kesalahan-kesalahanmu."
Mark 11 26 (Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga
tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)
Mark 11 27 Lalu Yesus dan murid-murid-Nya tiba pula di Yerusalem. Ketika Yesus
berjalan di halaman Bait Allah, datanglah kepada-Nya imam-imam kepala, ahli-ahli
Taurat dan tua-tua,
Mark 11 28 dan bertanya kepada-Nya "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan
hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau
melakukan hal-hal itu?"
Mark 11 29 Jawab Yesus kepada mereka "Aku akan mengajukan satu pertanyaan
kepadamu. Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa
manakah Aku melakukan hal-hal itu.
Mark 11 30 Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia? Berikanlah Aku
jawabnya!"
Mark 11 31 Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata "Jikalau
kita katakan Dari sorga, Ia akan berkata Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya
kepadanya?
Mark 11 32 Tetapi, masakan kita katakan Dari manusia!" Sebab mereka takut
kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang
nabi.
Mark 11 33 Lalu mereka menjawab Yesus "Kami tidak tahu." Maka kata Yesus
kepada mereka "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa
manakah Aku melakukan hal-hal itu."
Mark 12 1 Lalu Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan "Adalah
seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang
tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun
itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Mark 12 2 Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap
itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka.
Mark 12 3 Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi
dengan tangan hampa.
Mark 12 4 Kemudian ia menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang ini
mereka pukul sampai luka kepalanya dan sangat mereka permalukan.
Mark 12 5 Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh.
Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka pukul dan ada yang mereka bunuh.
Mark 12 6 Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia
menyuruh dia kepada mereka, katanya Anakku akan mereka segani.
Mark 12 7 Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain Ia adalah
ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.
Mark 12 8 Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun
anggur itu.
Mark 12 9 Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan
datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur
itu kepada orang-orang lain.
Mark 12 10 Tidak pernahkah kamu membaca nas ini Batu yang dibuang oleh tukang-tukang
bangunan telah menjadi batu penjuru
Mark 12 11 hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."
Mark 12 12 Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa
merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada
orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia.
Mark 12 13 Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk
menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.
Mark 12 14 Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya "Guru, kami tahu,
Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga,
sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan
segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?
Haruskah kami bayar atau tidak?"
Mark 12 15 Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka
"Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
Mark 12 16 Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka "Gambar dan tulisan
siapakah ini?" Jawab mereka "Gambar dan tulisan Kaisar."
Mark 12 17 Lalu kata Yesus kepada mereka "Berikanlah kepada Kaisar apa yang
wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan
kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.
Mark 12 18 Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa
tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya
Mark 12 19 "Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita Jika seorang, yang
mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang isteri tetapi tidak
meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan
keturunan bagi saudaranya itu.
Mark 12 20 Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan
dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan.
Mark 12 21 Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati dengan tidak meninggalkan
keturunan. Demikian juga dengan yang ketiga.
Mark 12 22 Dan begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan.
Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.
Mark 12 23 Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi
suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."
Mark 12 24 Jawab Yesus kepada mereka "Kamu sesat, justru karena kamu tidak
mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
Mark 12 25 Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin
dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.
Mark 12 26 Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam
kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya
Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?
Mark 12 27 Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar
sesat!"
Mark 12 28 Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki
bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang
itu, datang kepada-Nya dan bertanya "Hukum manakah yang paling utama?"
Mark 12 29 Jawab Yesus "Hukum yang terutama ialah Dengarlah, hai orang Israel,
Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Mark 12 30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap
jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Mark 12 31 Dan hukum yang kedua ialah Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu
sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
Mark 12 32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus "Tepat sekali, Guru, benar
kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
Mark 12 33 Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian
dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri
adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
Mark 12 34 Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata
kepadanya "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak
berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
Mark 12 35 Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata "Bagaimana
ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud?
Mark 12 36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata Tuhan telah berfirman
kepada Tuanku duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah
kaki-Mu.
Mark 12 37 Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"
Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.
Mark 12 38 Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata "Hati-hatilah terhadap ahli-ahli
Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan
di pasar,
Mark 12 39 yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat
dalam perjamuan,
Mark 12 40 yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang
dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih
berat."
Mark 12 41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan
bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi
jumlah yang besar.
Mark 12 42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser,
yaitu satu duit.
Mark 12 43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka "Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada
semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
Mark 12 44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi
dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."
Mark 13 1 Ketika Yesus keluar dari Bait Allah, seorang murid-Nya berkata kepada-Nya
"Guru, lihatlah betapa kokohnya batu-batu itu dan betapa megahnya gedung-gedung
itu!"
Mark 13 2 Lalu Yesus berkata kepadanya "Kaulihat gedung-gedung yang hebat
ini? Tidak satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya
akan diruntuhkan."
Mark 13 3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, berhadapan dengan Bait Allah,
Petrus, Yakobus, Yohanes dan Andreas bertanya sendirian kepada-Nya
Mark 13 4 "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi, dan apakah
tandanya, kalau semuanya itu akan sampai kepada kesudahannya."
Mark 13 5 Maka mulailah Yesus berkata kepada mereka "Waspadalah supaya jangan
ada orang yang menyesatkan kamu!
Mark 13 6 Akan datang banyak orang dengan memakai nama-Ku dan berkata Akulah dia,
dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
Mark 13 7 Dan apabila kamu mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang,
janganlah kamu gelisah. Semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
Mark 13 8 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan.
Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu
barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
Mark 13 9 Tetapi kamu ini, hati-hatilah! Kamu akan diserahkan kepada majelis agama
dan kamu akan dipukul di rumah ibadat dan kamu akan dihadapkan ke muka penguasa-penguasa
dan raja-raja karena Aku, sebagai kesaksian bagi mereka.
Mark 13 10 Tetapi Injil harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.
Mark 13 11 Dan jika kamu digiring dan diserahkan, janganlah kamu kuatir akan apa
yang harus kamu katakan, tetapi katakanlah apa yang dikaruniakan kepadamu pada
saat itu juga, sebab bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Kudus.
Mark 13 12 Seorang saudara akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian
juga seorang ayah terhadap anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang
tuanya dan akan membunuh mereka.
Mark 13 13 Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang
bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat."
Mark 13 14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak
sepatutnya--para pembaca hendaklah memperhatikannya--maka orang-orang yang di
Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
Mark 13 15 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun dan
masuk untuk mengambil sesuatu dari rumahnya,
Mark 13 16 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil
pakaiannya.
Mark 13 17 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada
masa itu.
Mark 13 18 Berdoalah, supaya semuanya itu jangan terjadi pada musim dingin.
Mark 13 19 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah
terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak
akan terjadi lagi.
Mark 13 20 Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala
yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan
yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.
Mark 13 21 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu Lihat, Mesias ada di
sini, atau Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
Mark 13 22 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka
akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin,
menyesatkan orang-orang pilihan.
Mark 13 23 Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu mengatakan semuanya ini
kepada kamu."
Mark 13 24 "Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi
gelap dan bulan tidak bercahaya
Mark 13 25 dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit
akan goncang.
Mark 13 26 Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan
dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Mark 13 27 Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya
dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari
ujung bumi sampai ke ujung langit.
Mark 13 28 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya
melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
Mark 13 29 Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa
waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.
Mark 13 30 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu,
sebelum semuanya itu terjadi.
Mark 13 31 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
Mark 13 32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat
di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."
Mark 13 33 "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah
waktunya tiba.
Mark 13 34 Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya
dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya,
dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.
Mark 13 35 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan
rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi
buta,
Mark 13 36 supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
Mark 13 37 Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang berjaga-jagalah!"
Mark 14 1 Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari
lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap dan
membunuh Yesus dengan tipu muslihat,
Mark 14 2 sebab mereka berkata "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan
timbul keributan di antara rakyat."
Mark 14 3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang
duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi
minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli
itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
Mark 14 4 Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain "Untuk
apa pemborosan minyak narwastu ini?
Mark 14 5 Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat
diberikan kepada orang-orang miskin." Lalu mereka memarahi perempuan itu.
Mark 14 6 Tetapi Yesus berkata "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan
dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
Mark 14 7 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong
mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama
kamu.
Mark 14 8 Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya
sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.
Mark 14 9 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di
seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."
Mark 14 10 Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid
itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.
Mark 14 11 Mereka sangat gembira waktu mendengarnya dan mereka berjanji akan memberikan
uang kepadanya. Kemudian ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
Mark 14 12 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang
menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya "Ke tempat
mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
Mark 14 13 Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan "Pergilah ke
kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air.
Ikutilah dia
Mark 14 14 dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya Pesan Guru di
manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan
murid-murid-Ku?
Mark 14 15 Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar,
yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan
Paskah untuk kita!"
Mark 14 16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka
semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
Mark 14 17 Setelah hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan kedua belas
murid itu.
Mark 14 18 Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yesus berkata "Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu
dia yang makan dengan Aku."
Mark 14 19 Maka sedihlah hati mereka dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya
"Bukan aku, ya Tuhan?"
Mark 14 20 Ia menjawab "Orang itu ialah salah seorang dari kamu yang dua
belas ini, dia yang mencelupkan roti ke dalam satu pinggan dengan Aku.
Mark 14 21 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang
Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah
lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
Mark 14 22 Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil
roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan
berkata "Ambillah, inilah tubuh-Ku."
Mark 14 23 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya
kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu.
Mark 14 24 Dan Ia berkata kepada mereka "Inilah darah-Ku, darah perjanjian,
yang ditumpahkan bagi banyak orang.
Mark 14 25 Aku berkata kepadamu Sesungguhnya Aku tidak akan minum lagi hasil pokok
anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, dalam Kerajaan Allah."
Mark 14 26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit
Zaitun.
Mark 14 27 Lalu Yesus berkata kepada mereka "Kamu semua akan tergoncang imanmu.
Sebab ada tertulis Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai.
Mark 14 28 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea."
Mark 14 29 Kata Petrus kepada-Nya "Biarpun mereka semua tergoncang imannya,
aku tidak."
Mark 14 30 Lalu kata Yesus kepadanya "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal
Aku tiga kali."
Mark 14 31 Tetapi dengan lebih bersungguh-sungguh Petrus berkata "Sekalipun
aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua
yang lainpun berkata demikian juga.
Mark 14 32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama
Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya "Duduklah di sini, sementara
Aku berdoa."
Mark 14 33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut
dan gentar,
Mark 14 34 lalu kata-Nya kepada mereka "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau
mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah."
Mark 14 35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya
mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.
Mark 14 36 Kata-Nya "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah
cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa
yang Engkau kehendaki."
Mark 14 37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur.
Dan Ia berkata kepada Petrus "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau
sanggup berjaga-jaga satu jam?
Mark 14 38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan;
roh memang penurut, tetapi daging lemah."
Mark 14 39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.
Mark 14 40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab
mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan
kepada-Nya.
Mark 14 41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka
"Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat,
Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
Mark 14 42 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."
Mark 14 43 Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, salah seorang dari kedua
belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan orang yang membawa pedang dan
pentung, disuruh oleh imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua.
Mark 14 44 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka
"Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia dan bawalah Dia dengan
selamat."
Mark 14 45 Dan ketika ia sampai di situ ia segera maju mendapatkan Yesus dan berkata
"Rabi," lalu mencium Dia.
Mark 14 46 Maka mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
Mark 14 47 Salah seorang dari mereka yang ada di situ menghunus pedangnya, lalu
menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.
Mark 14 48 Kata Yesus kepada mereka "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu
datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku?
Mark 14 49 Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu mengajar di Bait
Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi haruslah digenapi yang tertulis dalam
Kitab Suci."
Mark 14 50 Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.
Mark 14 51 Ada seorang muda, yang pada waktu itu hanya memakai sehelai kain lenan
untuk menutup badannya, mengikuti Dia. Mereka hendak menangkapnya,
Mark 14 52 tetapi ia melepaskan kainnya dan lari dengan telanjang.
Mark 14 53 Kemudian Yesus dibawa menghadap Imam Besar. Lalu semua imam kepala,
tua-tua dan ahli Taurat berkumpul di situ.
Mark 14 54 Dan Petrus mengikuti Dia dari jauh, sampai ke dalam halaman Imam Besar,
dan di sana ia duduk di antara pengawal-pengawal sambil berdiang dekat api.
Mark 14 55 Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian terhadap
Yesus supaya Ia dapat dihukum mati, tetapi mereka tidak memperolehnya.
Mark 14 56 Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Dia, tetapi
kesaksian-kesaksian itu tidak sesuai yang satu dengan yang lain.
Mark 14 57 Lalu beberapa orang naik saksi melawan Dia dengan tuduhan palsu ini
Mark 14 58 "Kami sudah mendengar orang ini berkata Aku akan merubuhkan Bait
Suci buatan tangan manusia ini dan dalam tiga hari akan Kudirikan yang lain, yang
bukan buatan tangan manusia."
Mark 14 59 Dalam hal inipun kesaksian mereka tidak sesuai yang satu dengan yang
lain.
Mark 14 60 Maka Imam Besar bangkit berdiri di tengah-tengah sidang dan bertanya
kepada Yesus, katanya "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan
saksi-saksi ini terhadap Engkau?"
Mark 14 61 Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya
kepada-Nya sekali lagi, katanya "Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?"
Mark 14 62 Jawab Yesus "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk
di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit."
Mark 14 63 Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata "Untuk
apa kita perlu saksi lagi?
Mark 14 64 Kamu sudah mendengar hujat-Nya terhadap Allah. Bagaimana pendapat kamu?"
Lalu dengan suara bulat mereka memutuskan, bahwa Dia harus dihukum mati.
Mark 14 65 Lalu mulailah beberapa orang meludahi Dia dan menutupi muka-Nya dan
meninju-Nya sambil berkata kepada-Nya "Hai nabi, cobalah terka!" Malah
para pengawalpun memukul Dia.
Mark 14 66 Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di halaman. Lalu datanglah
seorang hamba perempuan Imam Besar,
Mark 14 67 dan ketika perempuan itu melihat Petrus sedang berdiang, ia menatap
mukanya dan berkata "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang
Nazaret itu."
Mark 14 68 Tetapi ia menyangkalnya dan berkata "Aku tidak tahu dan tidak
mengerti apa yang engkau maksud." Lalu ia pergi ke serambi muka (dan berkokoklah
ayam).
Mark 14 69 Ketika hamba perempuan itu melihat Petrus lagi, berkatalah ia pula
kepada orang-orang yang ada di situ "Orang ini adalah salah seorang dari
mereka."
Mark 14 70 Tetapi Petrus menyangkalnya pula. Tidak lama kemudian orang-orang yang
ada di situ berkata juga kepada Petrus "Engkau ini pasti salah seorang dari
mereka, apalagi engkau seorang Galilea!"
Mark 14 71 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah "Aku tidak kenal orang
yang kamu sebut-sebut ini!"
Mark 14 72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah
Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya "Sebelum ayam berkokok dua kali,
engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.
Mark 15 1 Pagi-pagi benar imam-imam kepala bersama tua-tua dan ahli-ahli Taurat
dan seluruh Mahkamah Agama sudah bulat mupakatnya. Mereka membelenggu Yesus lalu
membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.
Mark 15 2 Pilatus bertanya kepada-Nya "Engkaukah raja orang Yahudi?"
Jawab Yesus "Engkau sendiri mengatakannya."
Mark 15 3 Lalu imam-imam kepala mengajukan banyak tuduhan terhadap Dia.
Mark 15 4 Pilatus bertanya pula kepada-Nya, katanya "Tidakkah Engkau memberi
jawab? Lihatlah betapa banyaknya tuduhan mereka terhadap Engkau!"
Mark 15 5 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawab lagi, sehingga Pilatus merasa
heran.
Mark 15 6 Telah menjadi kebiasaan untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap
hari raya itu menurut permintaan orang banyak.
Mark 15 7 Dan pada waktu itu adalah seorang yang bernama Barabas sedang dipenjarakan
bersama beberapa orang pemberontak lainnya. Mereka telah melakukan pembunuhan
dalam pemberontakan.
Mark 15 8 Maka datanglah orang banyak dan meminta supaya sekarang kebiasaan itu
diikuti juga.
Mark 15 9 Pilatus menjawab mereka dan bertanya "Apakah kamu menghendaki supaya
kubebaskan raja orang Yahudi ini?"
Mark 15 10 Ia memang mengetahui, bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yesus
karena dengki.
Mark 15 11 Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak untuk meminta supaya
Barabaslah yang dibebaskannya bagi mereka.
Mark 15 12 Pilatus sekali lagi menjawab dan bertanya kepada mereka "Jika
begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut raja orang Yahudi
ini?"
Mark 15 13 Maka mereka berteriak lagi, katanya "Salibkanlah Dia!"
Mark 15 14 Lalu Pilatus berkata kepada mereka "Tetapi kejahatan apakah yang
telah dilakukan-Nya?" Namun mereka makin keras berteriak "Salibkanlah
Dia!"
Mark 15 15 Dan oleh karena Pilatus ingin memuaskan hati orang banyak itu, ia membebaskan
Barabas bagi mereka. Tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.
Mark 15 16 Kemudian serdadu-serdadu membawa Yesus ke dalam istana, yaitu gedung
pengadilan, dan memanggil seluruh pasukan berkumpul.
Mark 15 17 Mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya, menganyam sebuah mahkota duri
dan menaruhnya di atas kepala-Nya.
Mark 15 18 Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya "Salam,
hai raja orang Yahudi!"
Mark 15 19 Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut
menyembah-Nya.
Mark 15 20 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah ungu itu dari
pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. (15-20b) Kemudian Yesus dibawa
ke luar untuk disalibkan.
Mark 15 21 Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah
Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa
untuk memikul salib Yesus.
Mark 15 22 Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti Tempat
Tengkorak.
Mark 15 23 Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya.
Mark 15 24 Kemudian mereka menyalibkan Dia, lalu mereka membagi pakaian-Nya dengan
membuang undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing.
Mark 15 25 Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan.
Mark 15 26 Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di
situ "Raja orang Yahudi".
Mark 15 27 Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah
kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya.
Mark 15 28 (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi "Ia akan terhitung
di antara orang-orang durhaka.")
Mark 15 29 Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia, dan sambil menggelengkan
kepala mereka berkata "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya
kembali dalam tiga hari,
Mark 15 30 turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!"
Mark 15 31 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan
Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata "Orang lain Ia selamatkan,
tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!
Mark 15 32 Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita
lihat dan percaya." Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan
Dia mencela Dia juga.
Mark 15 33 Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung
sampai jam tiga.
Mark 15 34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring "Eloi,
Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan
Aku?
Mark 15 35 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata "Lihat,
Ia memanggil Elia."
Mark 15 36 Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam
anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta
berkata "Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan
Dia."
Mark 15 37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
Mark 15 38 Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.
Mark 15 39 Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya
demikian, berkatalah ia "Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!"
Mark 15 40 Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria
Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome.
Mark 15 41 Mereka semuanya telah mengikut Yesus dan melayani-Nya waktu Ia di Galilea.
Dan ada juga di situ banyak perempuan lain yang telah datang ke Yerusalem bersama-sama
dengan Yesus.
Mark 15 42 Sementara itu hari mulai malam, dan hari itu adalah hari persiapan,
yaitu hari menjelang Sabat.
Mark 15 43 Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang
terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Allah, memberanikan diri menghadap
Pilatus dan meminta mayat Yesus.
Mark 15 44 Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil
kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah mati.
Mark 15 45 Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan
mayat itu kepada Yusuf.
Mark 15 46 Yusufpun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari
salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam
kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke
pintu kubur itu.
Mark 15 47 Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses melihat di mana Yesus dibaringkan.
Mark 16 1 Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta
Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
Mark 16 2 Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit,
pergilah mereka ke kubur.
Mark 16 3 Mereka berkata seorang kepada yang lain "Siapa yang akan menggulingkan
batu itu bagi kita dari pintu kubur?"
Mark 16 4 Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang
sangat besar itu sudah terguling.
Mark 16 5 Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang
memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,
Mark 16 6 tetapi orang muda itu berkata kepada mereka "Jangan takut! Kamu
mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada
di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.
Mark 16 7 Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada
Petrus Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang
sudah dikatakan-Nya kepada kamu."
Mark 16 8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan
dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena
takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya.
Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari
Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang
kekal itu.
Mark 16 9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula
menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir
tujuh setan.
Mark 16 10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu
mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
Mark 16 11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat
olehnya, mereka tidak percaya.
Mark 16 12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang
dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Mark 16 13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang
lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
Mark 16 14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka
sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh
karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah
kebangkitan-Nya.
Mark 16 15 Lalu Ia berkata kepada mereka "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah
Injil kepada segala makhluk.
Mark 16 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang
tidak percaya akan dihukum.
Mark 16 17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya mereka akan
mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang
baru bagi mereka,
Mark 16 18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka
tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit,
dan orang itu akan sembuh."
Mark 16 19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah
Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
Mark 16 20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan
turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.